| |
|
|
|
Aikido pertama kali dikembangkan oleh Morihei Ueshiba (1883-1969). Dalam menggembangkan Aikido Ueshiba mencampur gerakan praktis beberapa ilmu beladiri yang pernah dipelajarinya seperti, jujutsu, kenjutsu, dan beberapa beladiri Jepang yang efektif.
Saya sendiri belajar Aikido pada tahun 1987 di Jakarta, saya merasa beruntung beberapa bulan kemudian pemerintah Indonesia mendapat bantuan instruktur dari Jepang di bidang olahraga salah satunya Aikido. Instruktur Aikido waktu itu di kirim dari Aikido Kobayashi Dojo melalui JOCV (JAPAN OVERSEAS COOPERATION VOLUNTEERS) yaitu Kobayashi Hiroaki.
Kira-kira pada tahun 1991 saya mendapat kesempatan berlatih Aikido di Jepang selama 3,5 bulan menjadi uchideshi di Kobayashi Dojo, yang memberi sponsor waktu itu Shihan Yasuo Kobayashi Dan 8 atas prakarsa Hiroaki Kobayashi sensei.
Waktu itu saya berangkat berdua dengan teman saya,setibanya di Tokyo kami diajak berkunjung ke Pusat Aikido Dunia (Aikido World Headquarters), Shihan Yasuo Kobayashi, ayahnya Hiroaki Kobayashi yang mengajak kami berdua kesana dan saya sangat bersyukur dan berterimaksih kpd Shihan Yasuo Kobayashi yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk bertemu dan diperkenalkan dengan Doshu Kisshomaru Ueshiba.
Disana kita bisa melihat para anggota aikido dari berbagai negara berlatih di Hombu dojo.
Ben's Dojo sendiri dimulai pada tahun 1999 , tepatnya di ruko Taman Galaxi indah daerah kalimalang bekasi selatan. Pada bulan Mei 2006 Saya mengutarakan keinginan utk bergabung dengan Aikido Kobayashi Dojo dari Tokyo Jepang. Dan sensei Kobayashi Hiroaki merespon baik keinginan tsb dan menyetujui bergabungnya Bens dojo dengan Aikido Kobayashi Dojo Tokyo Jepang dan tentunya atas seijin Shihan Yasuo Kobayashi.
Dari pengalaman belajar aikido selama 2 tahun lebih ditangani oleh Hiroaki Kobayashi sensei sewaktu di Indonesia dan ditambah 3 setengah bulan berlatih di Kobayashi Dojo Jepang. Sangat banyak yg diperoleh dari sana. Jadi bukan saja teknik2 (waza) aikido saja yg diperlukan apabila kita belajar Aikido dengan benar.
Proses berlatih Aikido adalah suatu proses yg selalu harus dijalani selama hidup kita, yg paling mendasar dalam belajar Aikido adalah; seperti sarana atau pembawa buah pikiran yg bisa menciptakan seseorang banyak belajar, mempunyai pengalaman utk mencapai sasaran belajar secara tepat dan wajar.Memang setiap orang bisa saja bicara banyak mengenai hal kedisplinan, semangat, harmonisasi, keterbukaaan, kejujuran, kerendahan hati, dsb. Tapi kita harus menyadari bahwa ucapan tidak selalu bisa diaplikasikan sejajar dengan tindakan kita sehari hari, akan tetapi selama niat/itikad baik itu ada dalam diri seseorang itu adalah sesuatu yg bagus. Bagaimana caranya utk mendapatkan semua itu? .... usahakan berlatih Aikido saja sepanjang hidup anda.
Disini ada sedikit pengalaman tapi besar manfaatnya bagi saya pribadi, sewaktu saya tinggal di Kobayashi Dojo saya diajak utk ikut "Tea Ceremony" (tradisi minum teh di Jepang. Dalam acara minum teh tsb ada aturan2 yg harus diikuti, karena itu merupakan tradisi di Jepang seperti halnya cara masuk ke ruangan tempat acara minum teh, cara membuka/menutup pintu waktu masuk, cara minumnya harus bagaimana dulu, cara duduk yg membutuhkan waktu yg sangat lama dgn cara"zagi"(duduk cara aikido dan tradisi org Jepang). Mungkin kalau orang lain melihat hal tsb, akan menilai itu adalah tindakan yg sia-sia dan tidak ada gunanya sama sekali. Akan tetapi seluruh tindakan atau tatacara upacara minum teh tsb. Kenyataannya utk mengajarkan kepada saya kerendahan hati, mentalitas, ketenangan jiwa dan disiplin.
Jadi kesimpulan saya pribadi bahwa belajar Aikido itu haruslah jujur, ekstra sabar, disiplin tinggi, latihan yg konsisten,mempunyai pikiran yg terbuka tdk mempunyai tujuan yg macam-macam, melepaskan atribut pikiran-pikiran yg tdk ada gunanya dalam jiwa kita.Itulah sesuatu yg didapatkan oleh saya selama latihan Aikido ini.
|
Bagaimana cara mengajar Aikido kepada pemula?
Memang mengajar Aikido kepada pemula biasa banyak macam-macam rintangan, tapi itu semua proses belajar juga utk saya.
Memerlukan kesabaran yg tinggi utk melatih pemula, karena tanpa dibekali hal tsb. Sangat sulit utk memberikan kihon waza yg baik. Para pemula biasanya sering melontarkan pertanyaan-pertanyaan atau bahkan secara tidak langsung seperti menguji kemampuan instrukturnya. Disini seorang instruktur tidak selalu harus menjawab setiap pertanyaan
atau melayani teknik teknik tsb, akan tetapi suatu kewajiban bagi seorang instruktur utk mengetahui isi dari jawaban pertanyaan tsb.
Sebagai contoh seorang pemula dalam latihan dasar seperti katatetori ikkyo biasanya dia akan memegang dgn kuat sekali, disini seorang sensei (instruktur) tidak selalu harus melayani kekuatan tersebut, biasanya para pemula tersebut juga belum tentu melakukan hal tersebut dngan sengaja. Bisa saja pemula itu hanya takut cedera sehingga memproteksi diri sendiri. Contoh lain Shomenuchi ikkyo (membacok lurusdari depan kearah kepala), pemula tsb melakukannya dgn kecepatan tinggi, dalam kasus ini instruktur tidak bisa mengatisipasinya dgn gerakan lambat, akan tetapi menyesuaikan dgn keadaan tersebut.
Seperti kasus-kasus tsb diatas adalah tugas saya sbg instruktur(sensei) utk memberikan penjelasan kepada para pemula.
Sesekali kita sebagai instruktur boleh boleh saja melakukan hal yg demonstratif dlm melatih utk memotivasi anggota aikido, yg paling penting kita harus memberikan apa yg kita pelajari dan kita punyai selama berlatih Aikido, bukan apa yg tidak kita punyai dan tidak kita pelajari.
Aikido diperuntukan sebagai beladiri masa depan seperti:
- Bagaimana mengantisipasi senjata api ataupun senjata tajam.
- Bagaimana mengantisipais penjambretan sekaligus melumpuhkannya.
- Bagaimana menghadapi sergapan dari belakang dll..
Siapa saja yang dapat belajar Aikidos?
Semua kalangan, baik ibu rumah tangga , dokter, profesional muda, laki-laki, maupun perempuan, dan anak-anak mulai umur 6 tahun - 12 tahun.
A I K I D O adalah jalan menuju keselarasan jiwa.
back to top
|
|